Manfaat dan Dosis Konsumsi Obat Molexflu Sirup

Memasuki musim yang tak dapat diprediksi, banyak penyakit yang mungkin muncul seperti halnya flu. Gejala flu dapat diobati dengan istirahat yang cukup, makan makanan bergizi serta melalui obat. Banyak jenis obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu baik itu alami maupun medis yang terjual bebas di apotek. 

Salah satu yang menjadi andalan adalah molexflu. Tiga kandungan utama dalam obat ini, yaitu paracetamol, phenylpropanolamine HCl, chlorpheniramine maleate mampu untuk mengatasi gejala flu, batuk dan demam. Molexflu tersedia dalam dua jenis yaitu kaplet dan sirup. Berikut manfaat serta dosis konsumsi obat molexflu sirup.

Molexflu Sirup 60 mL harga terbaik 8709

Deskripsi dan manfaat obat molexflu sirup

Molexflu sirup termasuk dalam obat golongan terbatas yang bisa didapatkan tanpa resep khusus dari dokter. Molexflu bermanfaat untuk meringankan gejala flu, demam dan batuk. Kandungan dalam molexflu adalah zat aktif paracetamol, phenylpropanolamine HCl, chlorpheniramine maleate, dan alkohol. 

Kandungan paracetamol atau disebut juga acetaminophen digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan ketidaknyamanan dan untuk mengurangi demam. Phenylpropanolamine digunakan untuk menghilangkan gejala hidung tersumbat dan hidung tersumbat. Sedangkan chlorpheniramine maleate digunakan untuk mengobati alergi contohnya rhinitis dan urtikaria. 

Setiap 5 ml molexflu sirup mengandung:

  • Paracetamol 125 mg, 
  • Phenylpropanolamine HCl 3.125 mg, 
  • Chlorpheniramine maleate 0.5 mg. 

Siapa saja yang boleh mengonsumsi molexflu sirup?

Baik dewasa maupun anak-anak diperbolehkan mengonsumsi obat flu ini. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter atau mengetahui efek samping dan kontraindikasinya sebelum mengonsumsi obat ini. Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui sebaiknya juga dikonsultasikan lebih dahulu pada dokter Anda.

Dosis konsumsi obat molexflu sirup

Dosis konsumsi obat molexflu sirup untuk dewasa maupun anak dapat diberikan sesuai dengan klasifikasi isinya, antara lain:

  • Anak usia 6-12 tahun: 2 sdt sebanyak 3-4 kali sehari
  • Anak usia 2-6 tahun: 1 sdt sebanyak 3-4 kali sehari
  • Dewasa: 4 sdt sebanyak 3 kali sehari

Dosis juga dapat dilihat pada kemasan. Disarankan untuk mengonsumsi molexflu sesuai dosis. Penggunaan overdosis molexflu dapat mengembangkan nekrosis hati. Segera hubungi dokter jika gejala semakin buruk dan muncul tanda-tanda seperti: 

  • Mual dan muntah, 
  • kehilangan nafsu makan, 
  • berkeringat, 
  • kelelahan ekstrim, 
  • pendarahan atau memar yang tidak biasa, 
  • nyeri di bagian kanan atas perut, 
  • kulit atau mata menguning, 
  • gejala seperti flu

Jika ada dosis yang terlewat dan waktunya belum jauh, minumlah sesegera mungkin. Jika sudah hampir memasuki jadwal untuk untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan seperti biasa. ingat, jangan menggandakan dosis konsumsi Molexflu jika Anda melewatkannya.

Hal yang perlu diperhatikan terkait obat molexflu

Simpan obat ini pada suhu ruang yang tidak lembab dan panas atau bersuhu 59°-86°F (15°-30°C). Tidak disarankan menggunakan obat ini dengan orang lain. Pastikan kemasan bersegel dan baru saat membelinya. Perhatikan tanggal kadaluarsa obat, jangan dikonsumsi jika sudah kadaluarsa dan segera buang. 

Molexflu sirup merupakan obat flu yang dapat Anda sekeluarga konsumsi, baik untuk dewasa maupun anak. Molexflu mengandung zat yang dapat mengurangi gejala flu, batuk, dan demam. Tetap perhatikan dosis yang tertera dan jangan mengonsumsi melebihi dosis. Jika terlanjur overdosis maka harap segera hubungi dokter. 

Jika Anda melewatkan jadwalnya, maka segera konsumsi atau lewatkan bila sudah masuk ke jadwal dosis selanjutnya. Perhatikan selalu tanggal kadaluarsa, segel, bentuk obat sebelum Anda mengonsumsinya. Pastikan untuk menyimpannya di tempat yang aman. Harga obat ini sendiri tergolong ramah di kantong. 

Anda bisa mendapatkan molexflu sirup dengan jaminan 100 persen asli di toko SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Untuk aplikasi sekarang di App Store dan Play Store.

Masalah Asam Lambung? Konsumsi Dobrizol Lansoprazole 30 mg!

Anda sedang menderita asam lambung? Kalau iya, Anda harus segera mengatasinya dengan Dobrizol Lansoprazole 30 mg. Ini adalah obat berbentuk kapsul yang diproduksi khusus untuk menangani masalah pencernaan. 

Dobrizol kapsul digunakan untuk mengatasi luka pada dinding lambung dan usus 12 jari.

Tak hanya asam lambung, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada dinding usus 12 jari yang mengalami luka.

Kandungan dan komposisi

Kapsul ini mengandung Lansoprazole sebesar 30 mg. Ini adalah kandungan obat untuk mengobati masalah lambung dan esofagus.

Zat aktif ini membantu menyembuhkan kerusakan akibat asam lambung, baik pada perut maupun kerongkongan.

Selain itu, Lansoprazole mencegah terbentuknya tukak lambung dan dapat membantu mencegah kanker esofagus atau kanker kerongkongan.

Cara kerja Lansoprazole adalah menurunkan produksi asam oleh lambung, dan juga bisa dipakai untuk meredakan gejala seperti heartburn (panas perut), sulit menelan, dan batuk yang tak sembuh-sembuh. Lansoprazole termasuk obat dalam golongan proton pump inhibitor (PPI).

Termasuk golongan apakah obat ini?

Obat anti-asam lambung ini termasuk golongan obat keras, yang berarti penggunaannya harus melalui resep dokter, serta tidak boleh sembarangan karena bisa memberikan dampak yang cukup negatif pada tubuh.

Siapa yang boleh mengonsumsinya?

Obat diperuntukkan khusus bagi orang dewasa yang mempunyai masalah pada lambung dan usus 12 jari.

Siapa yang tidak diperbolehkan mengonsumsi?

Yang tidak diperbolehkan adalah orang dewasa yang mengalami hipersensitif terhadap komponen obat

Berapa dosis yang dibutuhkan?

Dobrizol diberikan sesuai dengan penyakit yang diderita. Jika Anda menderita esofagitis erosif, dosis awal Lansoprazole 30 mg adalah secara oral sekali sehari selama 8 minggu. 

Apabila pasien bermasalah dengan oral, dapat diberikan selama 30 menit selama 7 hari melalui infus.

Untuk  dewasa pengidap tukak usus 12 jari, dosisnya adalah 15 mg secara oral sekali sehari 30 menit sebelum makan dan  harus dilanjutkan hingga 4 minggu.

Untuk dewasa pengidap refluks asam lambung, dosisnya adalah 15 mg secara oral sekali sehari, dan harus dilanjutkan hingga 8 minggu.

Bagi dewasa pengidap tukak lambung, dosisnya  30 mg secara oral sekali sehari 30 menit sebelum makan dan harus  dilanjutkan selama 4 hingga 8 minggu.

Sedangkan untuk dewasa pengidap multiple endocrine adenomas, dosisnya adalah 60 mg secara oral sekali sehari. Pemberian dosis bisa hingga 90 mg secara oral 2 kali sehari.

Terakhir untuk dewasa pengidap mastositosis sistemik, dosisnya adalah 60 mg secara oral sekali sehari. Pemberian bisa hingga 90 mg secara oral 2 kali sehari.

Untuk dosis ini, yang perlu Anda perhatikan adalah jangan menggandakan dosis apabila dosis sebelumnya sudah lama terlewati.

Bagaimana cara mengonsumsinya?

Obat harus dikonsumsi sebelum makan dengan menelan kapsul seluruhnya. Supaya dapat tertelan Anda bisa gunakan air minum untuk membantu.

Adakah efek sampingnya?

Tentu saja obat ini mempunyai efek samping. Efek samping yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

  • Pusing, bingung
  • Denyut jantung cepat atau tidak teraba
  • Gerak otot menyentak
  • Merasa gelisah
  • Diare air atau berdarah
  • Kram otot, lemah otot atau pincang
  • Batuk atau tersedak
  • Kejang

Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua orang mengalami masalah-masalah tersebut. Apabila Anda mengalami salah satu efek samping di atas, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan kepada dokter.

Berapa harganya?

Dobrizol Lansoprazole 30 mg ini dibanderol mulai dari Rp 10.000, dan dijual terbatas di apotek-apotek online dan offline karena merupakan obat keras yang perlu resep dokter.

Minum Bodrex Flu dan Batuk Berdahak Pun Reda

Pernahkah Anda menderita batuk berdahak? Kondisi ini adalah sebuah gejala infeksi pernapasan, alergi, dan kondisi jantung yang cukup umum dijumpai. Istilah medis untuk batuk berdahak adalah batuk produktif. Batuk berdahak terjadi akibat adanya lendir atau cairan lain di dalam saluran pernapasan atas atau bawah. Batuk berdahak ini dapat terjadi pada kondisi yang memengaruhi satu atau kedua paru-paru, bronkus, pangkal tenggorokan, ataupun tekak. Batuk berdahak juga dapat dihubungkan dengan kondisi yang lebih umum, seperti demam, hay fever, ataupun flu. Jika Anda memiliki kondisi ini, minum Bodrex flu dan batuk berdahak bisa meredakan gejala yang mengganggu.  

Obat batuk generik untuk atasi batuk kering dan berdahak

Bodrex flu dan batuk berdahak adalah obat OTC atau over the counter yang dapat mengatasi gejala batuk produktif ringan. Namun tergantung apa yang menyebabkan kondisi yang Anda derita, dokter dapat merekomendasikan obat jenis lain. Adapun penyebab spesifik batuk berdahak di antaranya adalah infeksi dan peradangan pada paru-paru (pneumonia) dan bronkus (bronchitis). Penyebab spesifik lain di antaranya adalah penyakit paru obstruktif kronis (COPD), bronchiectasis (hancurnya dan pelebaran aliran udara besar), fibrosis kistik, dan tuberculosis (TB). Kanker paru juga merupakan sebuah penyebab umum batuk berdahak yang dapat mengakibatkan batuk berdahak yang juga bisa mengeluarkan sputum berdarah (hemoptysis). Alergi yang melibatkan paru-paru (asma) juga dapat menyebabkan batuk berdahak. Kondisi jantung tertentu dapat berujung batuk berdahak. Penyebab serius di antaranya adalah penumpukan cairan di paru-paru akibat episode gagal jantung kongestif akut. Meninggikan posisi kepala saat Anda berbaring dapat mengatasi gejala batuk berdahak. Dalam kasus yang ringan, obat OTC seperti Bodrex flu dan batuk berdahak juga bisa meredakan gejala yang mengganggu. 

Akan tetapi, dalam beberapa kasus tertentu, batuk berdahak dapat menjadi sebuah tanda adanya kondisi serius atau mengancam nyawa. Carilah bantuan kegawatdaruratan medis secepatnya apabila Anda, atau seseorang yang Anda kenal, memiliki gejala serius, seperti kesulitan bernapas parah dan rasa nyeri pada dada yang sangat tajam, yang mana dapat ditemani dengan gejala lain seperti demam tinggi, bibir yang biru dan wajah pucat, perubahan pada level kesadaran atau kewaspadaan, dan detak jantung yang sangat cepat. Carilah bantuan medis secepatnya apabila Anda sedang mendapatkan perawatan batuk berdahak namun gejala ringan masih terus menerus muncul. 

Gejala lain yang perlu diwaspadai

Batuk berdahak dapat ditemani dengan gejala lain, yang mana bervariasi atau beragam tergantung penyakit atau kondisi yang diderita. Gejala yang sering memengaruhi saluran pernapasan juga dapat melibatkan sistem tubuh lainnya. Batuk berdahak dapat menemani gejala lain yang memengaruhi sistem pernapasan, seperti apnea (berhenti bernapas sejenak), nyeri atau tekanan pada dada, batuk yang semakin parah seiring dengan berjalannya waktu, batuk mengeluarkan lendir berwarna hijau atau kuning, batuk mengeluarkan lendir berwarna merah muda dan berbusa, kesulitan bernapas, napas yang sangat cepat (tachypnea), sesak napas, dan mengi. 

Batuk berdahak merupakan gejala infeksi pernapasan atau kondisi jantung yang cukup umum dijumpai. Kondisi ini terjadi akibat adanya lendir atau dahak di saluran pernapasan atas atau bawah. Kondisi ini dapat terjadi pada kondisi yang memengaruhi satu atau dua paru-paru, bronkus, serta laring. Dalam kasus yang ringan, batuk produktif dapat diatasi menggunakan obat-obatan over the counter atau OTC seperti Bodrex flu dan batuk berdahak. Namun dalam kasus yang lebih parah, ada baiknya Anda mengunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosis, serta rencana perawatan yang direkomendasikan.

Hindari Gejala Pneumonia dengan Vaksin Pneumonia Dewasa

Sebelum anak-anak berusia 2 tahun, banyak vaksin yang diberikan untuk mencegah penularan penyakit serius yang bisa menyebabkan kegagalan tumbuh kembang, kecacatan, maupun mengancam jiwa. Salah satunya yang direkomendasikan adalah vaksin pneumonia. Ternyata, orang tua yang berusia di atas 65 tahun pun disarankan menerima vaksin pneumonia dewasa karena kekebalan tubuhnya yang sudah jauh berkurang. 

Pneumonia sendiri merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Di mana ketika infeksi ini terjadi, kantong udara di salah satu maupun kedua paru-paru bisa membengkak karena berisi cairan atau nanah. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi penderita pneumonia bisa makin memburuk dan menyebabkan fertilitas tinggi. 

Pemberian vaksin pneumonia dewasa dipercaya mampu menurunkan tingkat risiko kefatalan infeksi dari virus maupun bakteri penyebab radang paru-paru tersebut. Namun, penting pula untuk memahami gejala pneumonia agar tindakan medis tepat bisa segera diberikan sehingga kemungkinan pulih lebih besar dan lebih cepat. Berikut ini adalah beberapa gejala pneumonia yang mesti Anda ketahui. 

Demam 

Bagaimanapun, penyakit radang paru-paru atau pneumonia disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Masuknya mikroorganisme tersebut ke dalam tubuh Anda tak ayal bisa membuat perlawanan tubuh. Pada kondisi inilah, demam sangat mungkin terjadi. Penderita pneumonia biasanya mengalami demam pada tahap awal. Namun pada kelanjutannya, mereka akan sering mengalami keringat dingin atau kondisi kedinginan, meskipun dalam suhu normal. 

Batuk 

Penderita pneumonia kerap mengalami batuk ketika virus maupun bakteri sudah masuk ke paru-paru. Salah satu gejala batuk yang mengarah ke gejala pneumonia adalah batuk yang menghasilkan dahak dan lendir. Karena alasan inilah, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami batuk berdahak lebih dari dua minggu. 

Selera Makan Hilang 

Masuknya virus maupun bakteri penyebab pneumonia bisa sangat mempengaruhi selera makan Anda. Bahkan dalam beberapa pernyataan, penderita pneumonia bisa mengalami kehilangan selera makan sampai mengalami pengurangan berat badan secara cukup signifikan. Ketika mendapat vaksin pneumonia dewasa, Anda pun bisa mengalami kehilangan selera makan ini. Namun, efek samping dari vaksin terkait selera makan ini umumnya akan menghilang pasca 2 dua setelah waktu penyuntikan. 

Lelah yang Berlebihan 

Kelelahan sebenarnya hal yang wajar. Namun, menjadi tidak wajar apabila Anda terus-menerus merasakannya, bahkan ketika bangun tidur. Rasa lelah yang berlebihan ini biasanya mengarah ke kondisi masalah kesehatan yang cukup serius. Penderita pneumonia pun tidak jarang mengeluhkan kondisi tubuh yang kerap merasa lelah secara berlebihan ini. 

Mual dan Muntah 

Masalah pencernaan pun menjadi salah satu gejala dari pneumonia. Umumnya, jenis masalah pencernaan yang mengarah ke pneumonia adalah kondisi mual atau muntah tanpa sebab yang jelas. Pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan tubuh ketika mengalami kondisi ini. 

Nyeri Dada 

Nyeri dada bukan hanya berhubungan dengan penyakit jantung. Kenyataannya, penderita pneumonia juga bisa mengalami nyeri dada. Gejala nyeri dada yang dirasakan penderita pneumonia biasanya terasa atau semakin berat ketika sedang bernapas ataupun batuk. 

Sesak Napas 

Ini merupakan gejala pneumonia yang cukup khas dan mesti segera ditangani. Ketika penderita pneumonia sudah sering mengalami sesak napas, artinya pembengkakan dan jumlah cairan pada paru-paru sudah semakin mengkhawatirkan. Sesak napas bisa dirasakan oleh penderita pneumonia dalam berbagai kondisi. Bahkan ketika sedang beristirahat, sesak napas tetap bisa membebani. 

*** 

Jangan tunggu gejala pneumonia yang parah Anda alami baru sibuk memikirkan cara penanganannya. Sebaiknya sedari awal, Anda mendapatkan vaksin pneumonia dewasa agar tidak merasakan gejala parah dari penyakit pembengkakan paru-paru ini.