Apa Itu TORCH Kimia Farma Cihampelas?

Pernahkah Anda mendengar sebuah pemeriksaan yang disebut TORCH screen di Kimia Farma Cihampelas? Ini adalah sebuah pemeriksaan screening yang berupa tes darah untuk mendeteksi beberapa jenis infeksi pada tubuh seseorang. TORCH sendiri adalah sebuah singkatan untuk beberapa penyakit yang diperiksa, yaitu toxoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, herpes simplex, dengan “O” merupakan singkatan dari “other” atau lain-lain yang mencakup virus hepatitis, varicella, parvovirus, dan HIV. Semua penyakit tersebut sangat berbahaya untuk buah hati yang berada di dalam kandungan apabila penyakit-penyakit tersebut diderita oleh ibu hamil.

Pemeriksaan screening TORCH Kimia Farma Cihampelas merupakan komponen penting dalam kunjungan prenatal pertama ibu hamil. Dokter dapat melakukan komponen pemeriksaan lain apabila seorang wanita menunjukkan gejala penyakit tertentu pada saat kehamilan. Penyakit tersebut di antaranya adalah katarak, tuli, gangguan intelektual atau disingkat ID, gangguan kesehatan jantung, sakit kuning atau jaundice, kejang-kejang, serta kadar platelet yang rendah. Tes screening TORCH ini mencari antibodi untuk penyakit menular. Antibodi adalah sebuah protein yang dapat mengenali dan menghancurkan zat berbahaya dalam tubuh, seperti bakteri dan virus. 

Apakah ada risikonya?

Tes TORCH Kimia Farma Cihampelas merupakan tes darah sederhana dan rendah risiko. Anda mungkin akan menderita lebam, kemerahan, dan rasa nyeri pada daerah yang mendapatkan suntikan. Dalam kasus yang sangat langka, luka suntikan dapat terinfeksi. Tidak ada risiko untuk janin apabila ibu hamil memutuskan mendapatkan tes TORCH ini. 

Tes TORCH tidak membutuhkan persiapan khusus. Akan tetapi, jangan sungkan untuk memberitahu dokter apabila Anda terinfeksi virus apapun yang akan dicari dalam tes screening TORCH. Anda juga perlu memberitahu dokter tentang obat-obatan over-the-counter atau OTC dan obat resep yang sedang dikonsumsi. Dokter akan memberitahu apakah Anda perlu berhenti mengonsumsi obat tersebut atau tidak serta apakah Anda perlu menghindari makan dan minum sebelum tes. 

Hasil tes screening TORCH akan menunjukkan apakah saat ini Anda sedang menderita penyakit menular atau tidak. Tes ini juga akan menunjukkan apakah Anda memiliki kekebalan terhadap penyakit tertennu, seperti Rubella, karena sebelumnya pernah mendapatkan vaksinasi penyakit tersebut. Hasil dari tes TORCH akan berupa positif ataupun negatif. Tes positif berarti antibodi IgG atau IgM ditemukan untuk satu atau lebih infeksi yang terdapat dalam tes screening. Hal ini berarti saat ini Anda sedang menderita penyakit, pernah menderita penyakit, atau sebelumnya telah mendapatkan vaksinasi untuk penyakit tersebut. Dokter kemudian akan menjelaskan hasil yang mereka temukan dan meninjau bersama Anda apa arti dari hasil tersebut. 

Hasil tes negatif biasanya dianggap sebagai suatu hal yang normal, kecuali untuk penyakit yang seharusnya Anda mendapatkan vaksinasi. Hal ini berarti tidak ada antibodi yang ditemukan, dan tidak ada infeksi di masa lalu atau saat ini. Antibodi IgM ada ketika saat ini ada infeksi atau baru-baru ini Anda menderita infeksi. Apabila seorang bayi baru lahir mendapatkan hasil tes positif untuk antibodi tersebut, infeksi yang sedang diderita merupakan penyebab utama. Apabila kedua antibodi IgG dan IgM ditemukan pada bayi baru lahir, tes tambahan perlu dilakukan untuk mengonfirmasi infeksi. 

Keberadaan antibodi IgG pada wanita hamil biasanya mengindikasi adanya infeksi di masa lalu ataupun kekebalan tubuh. Jika ada pertanyaan seputar infeksi yang aktif, tes darah kedua akan dilakukan beberapa minggu kemudian sehingga level antibodi dapat dibandingkan. Jika kadar naik, hal ini dapat berarti infeksi sedang terjadi. Kunjungi Kimia Farma Cihampelas untuk mendapatkan tes TORCH. 

Layanan dan Fasilitas Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa

Sedang liburan, mendadak terkena penyakit dan harus segera melarikan diri untuk berobat. Jika Anda berada dalam situasi genting seperti ini, sebaiknya segera mencari Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa yang terbaik dan memiliki layanan serta fasilitas lengkap. RSU Nurussyifa merupakan rumah sakit yang terletak di Jln. Raya Kudus – Pati KM.10 Klaling Jekulo Kudus. 

RSU ini merupakan rumah sakit di bawah Yayasan Al-Mabrur, yang berawal dari sebuah praktik pribadi dr. Sobirin dan dr. Siti Khoiriyah, kemudian berkembang menjadi Balai Pengobatan atas nama dr. Siti Khoiriyah dan Rumah Bersalin atas nama dr. Sobirin. Sebagai institusi pelayanan jasa kesehatan yang terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan visi Islami yang unggul, dalam pengelolaan dan operasionalnya RSU Nurussyifa mencoba menerapkan nilai-nilai Islam ke dalam semua aspek pelayanan dan pengelolaannya.

Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa memiliki pelayanan yang tersedia antara lain:

– Instalasi Gawat Darurat 24 jam

– Persalinan 24 jam

– Poliklinik umum

– Poliklinik gigi

– Poliklinik spesialis

– Poliklinik nyeri

– Instalasi radiologi 24 jam

– Instalasi laboratorium 24 jam

– Instalasi farmasi

– Pelayanan rehabilitasi medik

Poliklinik yang tersedia Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa, antara lain:

– Poliklinik Umum dan Gigi

– Poliklinik Spesialis Saraf

– Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam

– Poliklinik Penyakit Dalam Sub Spesialis Kardiovaskular

– Poliklinik Spesialis Bedah

– Poliklinik Spesialis Bedah Ortopedi

– Poliklinik Spesialis Anak

– Poliklinik Spesialis Paru

– Poliklinik Spesialis Kebidanan dan Kandungan

– Poliklinik Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitas

– Poliklinik Spesialis THT-KL

Layanan penunjang Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa, antara lain:

– Klinik Laboratorium Patologi

– Rehabilitasi Medik (okupasi, fisioterapi, terapi wicara)

– Ekokardiografi

– EKG

– USG

– Gizi

Layanan unggulan lainnya Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa, antara lain:

– Nurussyifa Homecare

– Pusat Kecantikan Nurussyifa

– Nurussyifa Khitan Center

– Nurussyifa Mart

Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa, memiliki keunggulan diantaranya Spesialis Saraf dan Sub Spesialis Konsultan Kardiovaskuler.

Spesialis Saraf

Dokter saraf atau ahli saraf adalah dokter spesialis yang mendiagnosis dan mengobati masalah yang berkaitan dengan otak dan sistem saraf. Untuk menjadi dokter saraf, seseorang harus menyelesaikan pendidikan dokter umum terlebih dahulu, sebelum melanjutkan pendidikan spesialis neurologi.

Tindakan yang dilakukan dokter saraf

Serangkaian prosedur pemeriksaan medis bisa dilakukan oleh dokter saraf untuk menentukan diagnosis penyakit yang menyerang saraf dan otak, di antaranya:

– Menginterpretasi hasil pemeriksaan radiologis, seperti CT scan, MRI, dan PET scan, pada otak dan saraf.

– EEG (elektroencefalogram) atau tes gelombang listrik otak. Tes ini dilakukan dengan cara menempelkan kabel elektroda pada kulit kepala, lalu menghubungkannya dengan mesin yang merekam aktivitas listrik otak.

– EMG (elektromiogram) untuk mengevaluasi fungsi sistem saraf dan otot. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan jarum elektroda ke dalam otot.

– Menginterpretasi hasil pemeriksaan laboratorium, seperti tes darah, tes urine serta analisis cairan otak, untuk mengidentifikasi penyakit yang menyerang sistem saraf.

– Biopsi saraf dan otot untuk mencari tanda-tanda kelainan pada saraf.

Pungsi lumbal, yaitu prosedur pengambilan cairan otak dari tulang belakang.

Sub Spesialis Konsultan Kardiovaskuler

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah adalah dokter yang memiliki keahlian spesifik dalam mengobati penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, atau kardiovaskuler. Latar belakang pendidikannya adalah dokter umum yang sudah menyelesaikan pendidikan spesialis penyakit dalam melanjutkan ke sub spesialis konsultan Kardiovaskuler.

Kedokteran jantung dan pembuluh darah juga merupakan bidang yang dipelajari dokter spesialis penyakit dalam. Para dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam tak jarang berkolaborasi atau bekerja sama satu sama lain dalam menangani pasien yang bermasalah dengan jantung dan pembuluh darahnya.

Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Dokter spesialis jantung Rumah Sakit di Kudus, Nurussyifa, memiliki pengetahuan mendalam tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan berbagai penyakit kardiovaskular, mulai dari tekanan darah tinggi hingga serangan jantung.